Notification

×

Iklan

Iklan

Topik Pilihan

99942 Apophis: Sebuah Fenomena Langka yang Dapat Disaksikan

Waktu Publikasi: 19 April 2026 Last Updated 2026-04-18T19:19:41Z
Ilustrasi Fenomena 99942 Apophis, Foto: NASA/kumparanSAINS
NetizenBersuara.com - Jagad raya kembali menjadi sorotan, kali ini dengan kemunculan asteroid 99942 Apophis. Berbagai kalangan mulai mencari tahu informasi mengenai 99942 Apophis, yang dianggap sebagai salah satu objek antariksa paling memukau untuk diobservasi.

Pembicaraan mengenai benda langit ini semakin meluas karena 99942 Apophis memiliki karakteristik istimewa dan pernah menjadi fokus penelitian para ahli di seluruh dunia.

Poin-poin Penting Mengenai 99942 Apophis


Berdasarkan informasi dari situs https://science.nasa.gov/, berikut adalah beberapa fakta seputar 99942 Apophis yang menjadikannya objek langit yang sangat menarik:

1. Pendekatan Dekat dengan Bumi


Apophis adalah asteroid dekat Bumi yang diproyeksikan akan melintas sangat dekat pada tanggal 13 April 2029. Estimasi jaraknya hanya sekitar 32.000 km dari permukaan Bumi, bahkan melampaui kedekatan beberapa satelit yang berada di orbit geostasioner. Meskipun demikian, para ilmuwan telah mengonfirmasi bahwa tidak ada ancaman tabrakan dengan Bumi setidaknya dalam 100 tahun ke depan.

2. Relik Pembentukan Tata Surya Awal


Asteroid ini dikenal sebagai "sisa purba" dari masa awal pembentukan tata surya, sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu. Apophis terbentuk dari materi yang tidak pernah bergabung menjadi bagian dari planet atau bulan. Dimensinya cukup signifikan, dengan diameter sekitar 340 meter dan panjang mencapai 450 meter.

3. Sempat Dikategorikan Berbahaya

Ketika pertama kali ditemukan pada tahun 2004, Apophis awalnya diperkirakan berpotensi menabrak Bumi pada tahun 2029, 2036, atau 2068. Namun, setelah observasi yang lebih teliti menggunakan teleskop dan radar, lintasan orbitnya kini telah dipahami dengan baik, sehingga potensi bahaya tersebut telah dikesampingkan.

4. Momen Langka yang Bernilai Tinggi


Asteroid sebesar Apophis yang melintas sedekat ini merupakan fenomena yang hanya terjadi sekali dalam ribuan tahun. Oleh karena itu, para ilmuwan di seluruh dunia sangat antusias untuk memanfaatkan kesempatan ini guna mendalami lebih jauh tentang asteroid dan sejarah tata surya.

5. Misi Eksklusif dari NASA dan ESA


NASA telah mengalihkan tujuan misi pesawat luar angkasa OSIRIS-REx (yang kini berganti nama menjadi OSIRIS-APEX) untuk mendekati Apophis setelah tahun 2029. Sementara itu, European Space Agency (ESA) juga meluncurkan misi bernama Ramses untuk mengamati asteroid ini dari dekat saat melintas.

6. Kemungkinan Terlihat Tanpa Bantuan Alat Canggih


Menariknya, Apophis berpotensi dapat terlihat dari Bumi, terutama di kawasan Belahan Bumi Timur, tanpa bantuan teleskop, dengan syarat kondisi cuaca yang mendukung.

7. Pengaruh Gravitasi Bumi terhadap Apophis


Saat melintas dekat, tarikan gravitasi Bumi akan memengaruhi bentuk serta pergerakan Apophis. Hal ini bisa mengakibatkan perubahan pada orbit, rotasi, bahkan potensi longsoran kecil di permukaannya. Dari fenomena ini, ilmuwan dapat menyelidiki struktur internal asteroid ini.

8. Penemuan oleh Para Astronom


Apophis ditemukan pada 19 Juni 2004 oleh Roy Tucker, David Tholen, dan Fabrizio Bernardi di Kitt Peak National Observatory, Amerika Serikat. Nama Apophis sendiri diambil dari nama dewa kehancuran dalam mitologi Mesir kuno.

9. Dimensi dan Jaraknya


Bentuk Apophis diperkirakan lonjong, bahkan menyerupai kacang. Ukurannya sedikit lebih panjang dari lapangan sepak bola Amerika dan ketinggiannya hampir setara dengan Menara Eiffel. Jarak terjauhnya dari Bumi bisa mencapai ratusan juta kilometer.

10. Orbit dan Rotasi yang Khas


Apophis mengitari Matahari dalam waktu kurang dari setahun. Setelah pertemuan dekat dengan Bumi pada tahun 2029, lintasan orbitnya akan sedikit membesar. Selain itu, asteroid ini berputar dengan cara yang unik, termasuk gerakan "bergoyang" yang tidak lazim.

11. Komposisi Batuan


Asteroid ini tergolong dalam tipe S (berbatu), yang berarti terdiri dari batuan silikat dan campuran logam seperti nikel dan besi. Bentuknya kemungkinan memiliki dua bagian utama, menyerupai "kacang".

12. Permukaan yang Belum Terungkap


Hingga kini belum ada citra detail permukaan Apophis. Namun, diperkirakan permukaannya serupa dengan asteroid berbatu lainnya, penuh dengan debu, bebatuan, dan kemungkinan kawah-kawah kecil.

Itulah beberapa fakta menarik mengenai asteroid 99942 Apophis, salah satu objek langit yang paling menyedot perhatian ilmuwan karena akan melintas sangat dekat dengan Bumi. Meskipun tidak berbahaya, peristiwa ini menjadi peluang langka untuk mendalami lebih jauh tentang asteroid dan sejarah awal tata surya kita.

https://kumparan.com/kabar-harian/fakta-99942-apophis-fenomena-langka-yang-bisa-dilihat-27EDCYUAEvK/full

×
Latest Update Update